Rabu, 11 Januari 2017

Berkarya Untuk Negeriku


                               BERKARYA UNTUK NEGERI
                                     Oleh : Fransiska Amelia


       Ketika kecil tak pernah terselip sedikitpun keinginan untuk menjadi seorang perawat. Bukan karena tidak  tidak menyukai profesi tersebut melainkan karena tidak yakin bisa mengenyam pendidikan keperawatan mengingat saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana dan biaya pendidikan tidaklah murah. Seandainya saya bisa memilih pasti saya akan meminta pada Tuhan untuk dilahirkan dari keluarga yang berkecukupan dan sudah pasti saya ingin menjadi pilot. Tuhan itu adil dan selalu memberi pertolongan tepat pada waktunya. Setelah menyelesaikan tugas menjadi relawan bagi anak berkebutuhan khusus selama 3 tahun  di sebuah yayasan sosial Maluku Tenggara Kei Kecil, Tuhan mengizinkan saya bertemu dr.Lie  Dharmawan dan melalui beliaulah saya boleh mengenyam pendidikan di Akademi keperawatan Husada Jakarta dan saya adalah satu dari seribu orang yang sangat beruntung sudah kuliah gratis, dibolehkan menjadi relawan di yayasan doctorSHARE , diajarkan banyak ilmu lagi. Dan jika ada yang bertanya masih kurangkah itu? Maka saya akan menjawab sempurna. Menjadi relawan doctorSHARE  sungguh menyenangkan, bukan hanya ilmu medis yang saya dapatkan namun juga ilmu sosial dimana saya bisa belajar mengenal pribadi orang lain, bertemu banyak teman, bersosilisasi dengan banyak orang, belajar budaya dan ada istiadat bangsa indonesia, mengenal dan menjadi dekat dengan alam ciptaan Tuhan, dan sungguh doctorSHARE you are my everything.  
        Kurang lebih 2 tahun saya bergabung sebagai relawan doctorSHARE. Berdasarkan pengalaman di lapangan , ternyata ada begitu banyak masyarakat Indonesia yang belum mampu memperoleh akses dan financial keuangan yang cukup sehingga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baikpun tidak tercapai. Menurut saya masyarakat Indonesia cukup peduli akan pentingnya kesehatan namun akses yang sullit, financial yang minim serta pengetahuan yang kurang membuat mereka seolah acuh  dengan kesehatan yang dialami. Begitu banyak cerita dari pulau seberang dan alasan mengapa mereka menunda untuk memeriksakan kesehatannya  ke Rumah sakit atau puskesmas.  Beberapa contoh kongkrit yang terucap dari bibir mereka adalah minimnya keuangan, sulitnya menjangkau Rumah sakit serta tidak adanya tenaga medis disuatu daerah. Pasien yang datang ke Rumah Sakit Apung  dr. Lie Dharmawan biasanya sudah sakit menahun, 5-15 tahun. Dan waktu tersebut bukanlah.
           Waktu yang singkat mereka harus melalui banyak hal untuk melewati tiap kehidupannya dengan penyakit yang diderita tersebut. Yang menjadi pertanyaan saya bagaimana mereka mampu bekerja dengan penyakit tersebut dan bagaimana mereka bisa memenuhi kebutuhan kelurganya.  Pasti akan timbul masalah baru. Tidak sedikit dari mereka yang mengatakan jika sakit hanya  minum ramu-ramuan dari kulit pohon, dedaunan, dan akar tanaman. Mereka berharap ramu-ramuan tersebut dapat meringankan bahkan menyembuhkan penyakit. Miris dan hancur  hati ini melihat dan mendengarnya, sangat berbeda dengan daerah perkotaan yang bisa memperoleh fasilitas kesehatan dengan baik, akses yang mudah serta financial yang cukup. Yayasan doctorSHARE merupakan salah satu solusi yang sangat baik untuk membantu pemerintah Indonesia mewujudkan Indonesia sehat dimana masyarakat  Indonesia yang terjebak dalam krisis dapat memperoleh layanan kesehatan secara layak. Masyarakat sangat bersyukur dengan kedatangan Rumah Sakit Apung dan time, masyarakat menerima kedatangan doctorSHARE dengan baik dan ramah, mereka berharap doctorSHARE terus berkarya dan suatu hari kembali ke daerahnya. Sebagai relawan saya sangat kagum dengan pelayanan doctorSHARE yang tanpa pamrih dan rela berkorban. Sudah ribuan jiwa yang terselamatkan, tidak mudah melakukan semuanya mengingat begitu banyak hal yang harus  dikorbankan baik itu waktu, tenaga maupun uang. Jika dulu saya selalu bertanya dalam hati mengapa  kesehatan itu mahal maka ketika menjadi relawan doctorSHARE pertanyaan itu terjawab. Sebagai relawan yang melakukan stock opname , biaya obat-obatan dan alat kesehatan tidaklah murah,  dr.Lie selalu mengatakan jika ingin melakukan layanan kesehatan yang baik maka hendaknya semua obat dan alat harus diadakan  dan sudah pasti dana yang diperlukan besar. Saya bersyukur karena ternyata banyak masyarakat Indonesia yang peduli terhadap sesama dengan berdonasi melalui yayasan doctorSHARE dan berkat kita semua doctorSHARE masih tetap berkarya sampai hari ini. Thank you God.........thank you semuanya tetaplah berkarya doctorSHARE Tuhan menyertaimu.
                                                                                                 
                                                                                                    

2 komentar:

  1. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus